GIF
SELAMAT DATANG DI GAYINDOFORUM

Hidup lebih indah bila dipenuhi dengan teman dan sahabat yg mengerti dan menerima diri kita apa adanya. Penuh ceria dan senda, mari bergabung di GayIndoForum.

GayIndoForum / GIF sejak Oktober 2008, suatu free service forum online terbuka dan ajang ngobrol utk mencari sahabat, pacar, ato cari teman gay Indonesia.

Berbagai macam persahabatan di sini. Chinese, Jawa, Arabian, Buddhist, Kristen, Katolik, Muslim dll berteman, merasa senasib, berdiskusi dan mengobrol mulai dari berbagi pengalaman hidup, friendly tips & info, bercanda, sharring hobby, chat dll. Forum juga terbuka bagi siapa saja yg ingin bersahabat dengan kami. Sesama member diharapkan menjaga kerukunan dan kesopanan, serta keaktifan kalian dalam menjalin persahabatan baru senantiasa diharapkan.

Bagi pengunjung baru yg ingin bergabung, klik aja bagian pendaftaran.

Salam Hangat,
Gay Indo Forum / GIF - Forum Gay Indonesia
Jawa – Bali – Sumatera – Kalimantan – Sulawesi – Nusa Tenggara – Papua – Maluku - dll


http://www.gayindoforum.com

IndeksIndeks  ­PencarianPencarian  ­PendaftaranPendaftaran  ­ChattingChatting  ­Topik2 HotTopik2 Hot  ­LoginLogin  


Kirim topik baru   Kirim balasanShare | 
 

 Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Terry Sie
Speaker of the Moderator
Speaker of the Moderator


Jumlah posting: 11334
Umur: 19
Lokasi: Prime Minister Office and Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza   Thu Jun 18, 2009 11:58 am

Dear All,

Semoga ada pelajaran yang bisa dipetik...
Nantinya akan saya pindahkan ke Pojok Inspirasi...

Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza

ABC: KEN Karpman bersama keluarga menjalani kehidupan sederhana.

Krisis ekonomi di AS membuat seorang eksekutif bergaji Rp 8,8 miliar per tahun jatuh bangkrut. Untuk bertahan hidup, sang eksekutif pun akhirnya menjadi pengantar pizza dengan upah rendah. RESESI di Amerika Serikat memang begitu kejam. Tak hanya raksasa bisnis yang silih berganti bertumbangan. Bagi warganya pun, krisis kali ini benar-benar bisa mengubah nasib mereka 180 derajat. Tengok saja apa yang terjadi pada seorang eksekutif bernama Ken Karpman ini.

Selama 45 tahun, Hidup Ken Karpman nyaris sempurna. Lulus dari universitas bergengsi UCLA ( University of California ) dengan gelar MBA, Karpman langsung mendapat pekerjaan sebagai pialang saham. Dia pun kemudian menikahi gadis impiannya, Stephanie, dan dikarunia dua anak. Bersama, mereka telah berkeliling dunia dalam paket liburan yang mahal tiap tahun.

Sekitar 20 tahun meniti karir sebagai pialang, Karpman pun naik jabatan dalam perusahaannya. Gajinya turut melonjak mencapai US$750.000 (sekitar lebih dari Rp 8,8 miliar) per tahun. ”Saat itu hidup begitu indah. Kami bisa menghasilkan banyak uang. Entah mengapa situasi itu kok tidak berlanjut?” kata Karpman dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi ABC.

Dari seluruh sisi kehidupan mereka, Ken dan Stephanie Karpman menikmati benar gaya hidup kelas atas. Mereka tinggal di wilayah elite, Tampa , Florida . Bahkan mereka memiliki satu lapangan golf seluas 400 kaki persegi. Untuk urusan uang, bisa dibilang keluarga ini tidak ada masalah. ”Saya tidak pernah memperhatikan harga saat membeli sesuatu di toko,” ujarnya. ”Saya hanya tinggal masukkan barang apa pun yang saya inginkan ke dalam troli dan membayar berapa pun harganya,” lanjut Karpman.

Karpman sangat percaya diri dengan keberuntungannya. Dengan dukungan ekonomi kuat, dia meninggalkan pekerjaannya pada 2005 untuk memulai usahanya sendiri yang sejenis dengan pekerjaan lamanya. Untuk mendirikan perusahaan sendiri sekaligus meningkatkan taraf hidup, Karpman dengan enteng mengeluarkan dana US$500.000 dari tabungannya. Seperti kebiasaan orang-orang Amerika, Karpman juga mengajukan kredit dalam jumlah besar dengan jaminan rumah.

Namun nasib berkata lain. Keberuntungan itu berbalik arah. Seiring dengan badai krisis yang menghantam Negeri Paman Sam, Karpman pun tak mampu menarik para investor. Akibatnya, dia dipaksa untuk menggulung tikar perusahaannya. Bahkan kini dia tidak memiliki pekerjaan. Dia pontang-panting memasuki banyak bursa kerja, namun hasilnya pun nihil.

Itu tidak pernah dialami Karpman di masa lalu. Urusan pekerjaan kala itu begitu sangat mudah. ”Dulu, ketika saya diwawancara untuk kerja, saya bisa bersikap kurang ajar karena saya seolah balik mewawancara orang bagian HRD apakah perusahaannya memang layak memperkerjakan saya,” ujarnya. ”Kini, seolah Anda harus memelas dan bahkan mengemis-ngemis untuk bisa bekerja,” tambahnya.

Mengantar Pizza

Setelah satu masa sulit yang panjang dan pencarian kerja yang sia-sia, keluarga Karpman kehabisan uang tabungan untuk keperluan sehari-hari. Bahkan mereka dililit utang ratusan ribu dollar. Rumah mewah mereka pun terancam disita oleh bank. Membutuhkan uang segar dengan segera untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, Karpman mencoba menemukan pekerjaan. Apapun akan dilakukannya, tidak lagi pilih-pilih pekerjaan, meski itu menurunkan derajatnya. Ia mencoba melamar menjadi bartender namun ternyata hanya penolakan yang ia dapat.

Akhirnya, dia membawa mobil Mercedes-nya ke ke Mike’s Pizza & Deli Station di Clearwater dan melamar kerja. Mike Dorado, pemilik toko pizza itu, mengatakan dirinya terkejut ketika membaca curiculum vittae Karpman. Untuk menjadi pengantar pizza dari rumah ke rumah tak perlu harus bergelar MBA dan berpengalaman sebagai manajer pialang saham. Dengan kata lain, Karpman tergolong over-qualified (bobot pendidikan dan pengalaman kerja terlalu tinggi untuk posisi kerja yang dia lamar). Bagaimanapun, yang ada hanya lowongan sebagai pengantar pizza.

Bahkan, sang istri Stephanie Karpman lebih terkejut lagi saat Ken tiba di rumah dengan pekerjaan barunya. ”Kamu tidak bercanda, kan ?” kata Stephanie. ”Mengantarkan pizza. Tidak pernah terpikirkan olehku, bahkan dalam mimpi terliarku sekalipun untuk melakukan itu,” lanjutnya.

Gaji Karpman terjun bebas. Dari enam digit per jam menjadi hanya USD 7,29 (RP. 85.000) per jam plus tips, satu angka yang terbilang sangat kecil untuk ukuran AS.

Namun itu adalah uang yang sepatutnya ia syukuri. ”Ini adalah proses terjun bebas, luar biasa bagaimana begitu banyak hal yang Anda katakan, ’saya tak bisa melakuan itu’ untuk menolak karena gengsi, tapi seminggu kemudian anda katakan, ’Ya... saya bisa melakuan itu,’” ujarnya.

”Saya tidak akan meniti karir di bidang ini, namun akan mendapatkan sesuatu yang lebih di masa depan, itu yang akan saya lakukan untuk tetap menjaga agar dapur tetap mengepul,” lanjutnya.

Tekanan ini memang sempat memberi sedikit dampak pada pernikahan mereka. Stephanie mengatakan dirinya tidak ingin suaminya meninggalkan pekerjaan sebagai pialang dan berharap suaminya itu punya tabungan yang lebih. Tapi itulah fakta yang harus diterimanya. ”Tidak perlu bertanya di mana letak kesalahannya,” ujar Ken Karpman. Dan ketika harus menunjuk kambing hitam, ”Saya akan menunjuk ke arah saya,” tegasnya.

Dari pengalamannya ini, Karpman menyadarai, setiap hari membawa satu pelajaran baru dalam kehidupan dengan sedikit harta dan lebih banyak kerendahan hati. ”Pizza adalah langkah maju,” tandasnya.

Saat Karpman menghitung setiap sen yang dia terima, dia masih berharap bisa kembali ke posisinya yang dulu dan kembali ke gaya hidup papan atas yang sekan tak bisa lepas dari tangan. ”Saya butuh beberapa kemenangan,” ujarnya. ”Semoga, itu akan segera kembali,” lanjutnya.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
abxis
Global Moderator
Global Moderator


Jumlah posting: 4244
Umur: 22
Lokasi: sydney Rewards Point : 115
Zodiac Sign: Pisces
Chinese Zodiac: Naga
Registration date: 11.10.08

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza   Thu Jun 18, 2009 2:01 pm

wow wow wow

__________________

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
The Nouva
Super Star
Super Star


Jumlah posting: 227
Registration date: 21.04.09

PostSubyek: Re: Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza   Fri Jun 19, 2009 9:32 am

hik hik hik....ekke jadi prihatin dan sedih...mudah2an hal tsb dijauhkan dari kita semua

amin
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Terry Sie
Speaker of the Moderator
Speaker of the Moderator


Jumlah posting: 11334
Umur: 19
Lokasi: Prime Minister Office and Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza   Mon Jun 22, 2009 12:46 pm

abxis wrote:
wow wow wow


Terima kasih sudah mampir...



fallinlove Terry fallinlove
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Terry Sie
Speaker of the Moderator
Speaker of the Moderator


Jumlah posting: 11334
Umur: 19
Lokasi: Prime Minister Office and Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza   Mon Jun 22, 2009 12:47 pm

The Nouva wrote:
hik hik hik....ekke jadi prihatin dan sedih...mudah2an hal tsb dijauhkan dari kita semua

amin


Semoga...



malu Terry malu
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
ridhidum
Celebrity of Forum
Celebrity of Forum


Jumlah posting: 1396
Registration date: 29.05.09

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza   Mon Jun 29, 2009 11:54 pm

kasiannya...

smoga jd plajaran berharga..

thx 4 share ya kak Smile

__________________
newly comeback~
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Terry Sie
Speaker of the Moderator
Speaker of the Moderator


Jumlah posting: 11334
Umur: 19
Lokasi: Prime Minister Office and Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza   Fri Jul 10, 2009 6:12 pm

Senang bisa bermanfaat buat ridhium...

^_^


Terry
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
ferocious-me
Super Star
Super Star


Jumlah posting: 324
Umur: 23
Lokasi: Jakarta - Yogyakarta - Indonesia
Zodiac Sign: Sagittarius
Chinese Zodiac: Macan
Registration date: 11.07.09

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: hmm..   Sat Jul 11, 2009 11:59 pm

Terry Sie wrote:
Dear All,

Semoga ada pelajaran yang bisa dipetik...
Nantinya akan saya pindahkan ke Pojok Inspirasi...

Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza

ABC: KEN Karpman bersama keluarga menjalani kehidupan sederhana.

Krisis ekonomi di AS membuat seorang eksekutif bergaji Rp 8,8 miliar per tahun jatuh bangkrut. Untuk bertahan hidup, sang eksekutif pun akhirnya menjadi pengantar pizza dengan upah rendah. RESESI di Amerika Serikat memang begitu kejam. Tak hanya raksasa bisnis yang silih berganti bertumbangan. Bagi warganya pun, krisis kali ini benar-benar bisa mengubah nasib mereka 180 derajat. Tengok saja apa yang terjadi pada seorang eksekutif bernama Ken Karpman ini.

Selama 45 tahun, Hidup Ken Karpman nyaris sempurna. Lulus dari universitas bergengsi UCLA ( University of California ) dengan gelar MBA, Karpman langsung mendapat pekerjaan sebagai pialang saham. Dia pun kemudian menikahi gadis impiannya, Stephanie, dan dikarunia dua anak. Bersama, mereka telah berkeliling dunia dalam paket liburan yang mahal tiap tahun.

Sekitar 20 tahun meniti karir sebagai pialang, Karpman pun naik jabatan dalam perusahaannya. Gajinya turut melonjak mencapai US$750.000 (sekitar lebih dari Rp 8,8 miliar) per tahun. ”Saat itu hidup begitu indah. Kami bisa menghasilkan banyak uang. Entah mengapa situasi itu kok tidak berlanjut?” kata Karpman dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi ABC.

Dari seluruh sisi kehidupan mereka, Ken dan Stephanie Karpman menikmati benar gaya hidup kelas atas. Mereka tinggal di wilayah elite, Tampa , Florida . Bahkan mereka memiliki satu lapangan golf seluas 400 kaki persegi. Untuk urusan uang, bisa dibilang keluarga ini tidak ada masalah. ”Saya tidak pernah memperhatikan harga saat membeli sesuatu di toko,” ujarnya. ”Saya hanya tinggal masukkan barang apa pun yang saya inginkan ke dalam troli dan membayar berapa pun harganya,” lanjut Karpman.

Karpman sangat percaya diri dengan keberuntungannya. Dengan dukungan ekonomi kuat, dia meninggalkan pekerjaannya pada 2005 untuk memulai usahanya sendiri yang sejenis dengan pekerjaan lamanya. Untuk mendirikan perusahaan sendiri sekaligus meningkatkan taraf hidup, Karpman dengan enteng mengeluarkan dana US$500.000 dari tabungannya. Seperti kebiasaan orang-orang Amerika, Karpman juga mengajukan kredit dalam jumlah besar dengan jaminan rumah.

Namun nasib berkata lain. Keberuntungan itu berbalik arah. Seiring dengan badai krisis yang menghantam Negeri Paman Sam, Karpman pun tak mampu menarik para investor. Akibatnya, dia dipaksa untuk menggulung tikar perusahaannya. Bahkan kini dia tidak memiliki pekerjaan. Dia pontang-panting memasuki banyak bursa kerja, namun hasilnya pun nihil.

Itu tidak pernah dialami Karpman di masa lalu. Urusan pekerjaan kala itu begitu sangat mudah. ”Dulu, ketika saya diwawancara untuk kerja, saya bisa bersikap kurang ajar karena saya seolah balik mewawancara orang bagian HRD apakah perusahaannya memang layak memperkerjakan saya,” ujarnya. ”Kini, seolah Anda harus memelas dan bahkan mengemis-ngemis untuk bisa bekerja,” tambahnya.

Mengantar Pizza

Setelah satu masa sulit yang panjang dan pencarian kerja yang sia-sia, keluarga Karpman kehabisan uang tabungan untuk keperluan sehari-hari. Bahkan mereka dililit utang ratusan ribu dollar. Rumah mewah mereka pun terancam disita oleh bank. Membutuhkan uang segar dengan segera untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, Karpman mencoba menemukan pekerjaan. Apapun akan dilakukannya, tidak lagi pilih-pilih pekerjaan, meski itu menurunkan derajatnya. Ia mencoba melamar menjadi bartender namun ternyata hanya penolakan yang ia dapat.

Akhirnya, dia membawa mobil Mercedes-nya ke ke Mike’s Pizza & Deli Station di Clearwater dan melamar kerja. Mike Dorado, pemilik toko pizza itu, mengatakan dirinya terkejut ketika membaca curiculum vittae Karpman. Untuk menjadi pengantar pizza dari rumah ke rumah tak perlu harus bergelar MBA dan berpengalaman sebagai manajer pialang saham. Dengan kata lain, Karpman tergolong over-qualified (bobot pendidikan dan pengalaman kerja terlalu tinggi untuk posisi kerja yang dia lamar). Bagaimanapun, yang ada hanya lowongan sebagai pengantar pizza.

Bahkan, sang istri Stephanie Karpman lebih terkejut lagi saat Ken tiba di rumah dengan pekerjaan barunya. ”Kamu tidak bercanda, kan ?” kata Stephanie. ”Mengantarkan pizza. Tidak pernah terpikirkan olehku, bahkan dalam mimpi terliarku sekalipun untuk melakukan itu,” lanjutnya.

Gaji Karpman terjun bebas. Dari enam digit per jam menjadi hanya USD 7,29 (RP. 85.000) per jam plus tips, satu angka yang terbilang sangat kecil untuk ukuran AS.

Namun itu adalah uang yang sepatutnya ia syukuri. ”Ini adalah proses terjun bebas, luar biasa bagaimana begitu banyak hal yang Anda katakan, ’saya tak bisa melakuan itu’ untuk menolak karena gengsi, tapi seminggu kemudian anda katakan, ’Ya... saya bisa melakuan itu,’” ujarnya.

”Saya tidak akan meniti karir di bidang ini, namun akan mendapatkan sesuatu yang lebih di masa depan, itu yang akan saya lakukan untuk tetap menjaga agar dapur tetap mengepul,” lanjutnya.

Tekanan ini memang sempat memberi sedikit dampak pada pernikahan mereka. Stephanie mengatakan dirinya tidak ingin suaminya meninggalkan pekerjaan sebagai pialang dan berharap suaminya itu punya tabungan yang lebih. Tapi itulah fakta yang harus diterimanya. ”Tidak perlu bertanya di mana letak kesalahannya,” ujar Ken Karpman. Dan ketika harus menunjuk kambing hitam, ”Saya akan menunjuk ke arah saya,” tegasnya.

Dari pengalamannya ini, Karpman menyadarai, setiap hari membawa satu pelajaran baru dalam kehidupan dengan sedikit harta dan lebih banyak kerendahan hati. ”Pizza adalah langkah maju,” tandasnya.

Saat Karpman menghitung setiap sen yang dia terima, dia masih berharap bisa kembali ke posisinya yang dulu dan kembali ke gaya hidup papan atas yang sekan tak bisa lepas dari tangan. ”Saya butuh beberapa kemenangan,” ujarnya. ”Semoga, itu akan segera kembali,” lanjutnya.


kelihatan banget istrinya belum bisa nerima suaminya yg tadinya kaya raya malah jd pengantar pizza..
semoga pernikahan mereka bisa bertahan ya..
puppy eyes

__________________
Photobucket

i am, remorseless..
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Terry Sie
Speaker of the Moderator
Speaker of the Moderator


Jumlah posting: 11334
Umur: 19
Lokasi: Prime Minister Office and Highest Spiritual Leader Palace
Zodiac Sign: Capricorn
Chinese Zodiac: Kuda
Registration date: 11.10.08

Foto di profile & deskripsi diri
Gw itu cowok yg:
Cowo ideal yg gw cari/suka:

PostSubyek: Re: Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza   Wed Jul 15, 2009 1:01 pm

ferocious-me wrote:

kelihatan banget istrinya belum bisa nerima suaminya yg tadinya kaya raya malah jd pengantar pizza..
semoga pernikahan mereka bisa bertahan ya..
puppy eyes


Seharusnya istrinya juga bisa memberikan sumbangsih dengan bekerja lho...


bobo Terry bobo
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 

Eksekutif itu Sekarang Menjadi Pengantar Pizza

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions of this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
GIF :: Our CITY :: Pojok Inspirasi - Inspirational Corner-
Kirim topik baru   Kirim balasan
Powered by Forumotion - Gay Indo Forum / GIF - Forum Gay Indonesia - sejak 08 Oktober 2008 - 2010
In this life, so many people…
Why do… still feeling, so alone.
In this world, so many people there.
Why am, sitting alone.
Walking past, go so many people.
How I wish, that I am, having a love.

Looking out, at all these people.
Do they all, feel just the same?
Feeling to like the same gender.
Do I dare go round?
To face this fact.

Future is random like the rain.
Color of life, so fresh and new.
Blood flows so deep.
Flesh so mortal.
But mind, don’t be full of pain.
Find ur friend and love!

Gay Indo Forum --- Forum Gay Indonesia
Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua. :: Jakarta - Tangerang - Bogor - Medan - Padang - Bukittinggi - Pekanbaru - Batam - Palembang - Bandar Lampung - Bengkulu - Bandung - Cirebon - Cianjur - Cipanas - Tasikmalaya - Semarang - Salatiga - Pekalongan - Banyumas - Tegal - Purworejo - Yogyakarta - Purwokerto - Cilacap - Kebumen - Klaten - Boyolali - Solo - Surabaya - Gresik - Sidoarjo - Mojokerto - Jombang - Ponorogo - Kediri - Malang - Pasuruan - Pandaan - Madiun - Jember - Banjarmasin - Samarinda - Tenggarong - Balikpapan - Pontianak - Denpasar - Kuta - Singaraja - Makasar - Palu - Manado - Ambon - Jayapura - Sorong. :: Open chatting via this free board: Gay Indo Forum can be fun and certainly a rewarding experience for gays of all ages, especially for who wants to find Indonesian gays for friendship or great family, event to find a date, match or boys love, online dating, etc. Dating may not be a very serious matter to some, but many find it interesting, exciting and important. For the first, it is better if you do not give your real name, address, cell phone number and other your real identity, but it is still ok to give your real picture / photo. Playing online with the strange man can be fun but you need to maintain your safety while doing it, it is simply a combination of using common sense and exercising good judgment. Online safety rules are the same as the real world safety rules. Play it safe. Get to know the gay who could turn out to be Prince Charming before you give out any information that could make it possible for him or others to trace you. Do not tell a stranger exactly where you stay and work. It is safe to tell him what city you live in but you should wait to be any more specific than that until you have been chatting and exchanging private messages for a long time enough. So, you can be more sure how he is. Use most opened online chatting and private messages provided by this Gay Indo Forum service you belong to. Do not give out your isp email address or you can give out an email address that is a free one such as Hotmail, Google or Yahoo. Your isp address is traceable for anyone who wants to go to the trouble to you. When the time comes for you to have your first face-to-face, make that first meeting in a public place and during day light hours. Remember…you are in control so do not let anyone pressure you into revealing more personal information than you are comfortable with revealing. Be careful of online c-heating, internet infidelity and online affairs. Never ever end up your first date in bed. This will end up in one night stand. Try to keep your date curious about you as long as you can. Being gay man you should know the characteristic of man. Every man has one thing in mind & once he gets you, will be less interest for him. Save this asset until you guys are really into each other. And always play safesex only. This free forum service can be a place for gay matchmaking / matchfinder, just click the profile of the members you want to know, and fill the form of your own profile. Enjoy Gay Indo Forum, a place to chat, find and meet your new friends, great family, share gay life tips, find your love and full fill your expectations. Make your day complete with us and win back a love one, and more … Let the past be the past and live in the now with great expectations dating of your future. It is imperative that you begin to open yourself up to new possibilities and outcomes. Gay Indo Forum – Forum Gay Indonesia, beside for looking a gay match / gay matchfinder in Indonesia, our free forum service can be a place to chat and create friendship only too, talk about hobby, gadget lover, health, share inspirational story and gay life experience, health, counseling, etc. Chinese, Indonesian, Arabian, all here become friend and match finder. :: Jakarta Binus Bogor Tangerang Medan Padang Pekanbaru Bukittinggi Batam Palembang Bengkulu Bandar Lampung Bandung Cianjur Cirebon Cipanas Tasikmalaya Semarang Salatiga Pekalongan Banyumas Purworejo Tegal Chat Yogyakarta Purwokerto Kebumen Cilacap Boyolali Klaten Solo Surabaya Widya Mandala Ubaya Petra Sidoarjo Gresik Mojokerto Ponorogo Jombang Kediri Malang Pasuruan Madiun Jember Banjarmasin Tenggarong Samarinda Balikpapan Pontianak Kuta Denpasar Singaraja Makassar Manado Palu Jayapura Ambon Sorong. :: - PLU, binan, homoseks, biseks, cowok undercover - :: Gay Indo Forum/ GIF - Forum Gay Indonesia: free forum buat kmu cari teman gay Indonesia, sahabat & pacar, chatting, berbagi photo pics & videos keren, diary, ngobrol2 hobby, gadget lover, berbagi tips, great expectation dating, great friendship, boys love ...